
Sragen, 26 Juli 2025 — STIT Riyadhussholihiin kembali melanjutkan rangkaian sosialisasi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ke berbagai pesantren mitra. Salah satu kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Ibnu Abbas As-Salafy, Sragen, pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, dengan penyampaian langsung oleh Ketua STIT, Dr. Abdullah Roy.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah MA Ibnu Abbas yang menyambut hangat kehadiran tim STIT serta menekankan pentingnya mengenalkan pendidikan tinggi yang sejalan dengan visi dan nilai-nilai pesantren. Suasana berlangsung penuh perhatian dan antusiasme dari para peserta yang hadir.
Dalam pemaparannya, Dr. Abdullah Roy menyampaikan visi dan misi Program Studi PBA STIT Riyadhussholihiin. Beliau menegaskan bahwa bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an dan menjadi pintu utama dalam memahami ilmu-ilmu syar’i. Karena itu, mengajarkan bahasa Arab bukan sekadar profesi, melainkan juga ladang dakwah dan bentuk amal jariyah yang agung.
Ia juga menyoroti kebutuhan besar terhadap para pengajar bahasa Arab yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berpijak pada manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Selain itu, beliau memperkenalkan keunggulan STIT Riyadhussholihiin — mulai dari komitmen terhadap kemurnian manhaj, kurikulum yang kuat dan relevan, hingga dosen-dosen berpengalaman yang kompeten di bidangnya.
Sosialisasi ini diikuti oleh sekitar 132 peserta, terdiri dari siswa kelas 3 MA, santri pengabdian, dan sejumlah asatidzah. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi, ditandai dengan berbagai pertanyaan seputar beasiswa dan peluang studi di STIT Riyadhussholihiin, yang dijawab secara rinci oleh pemateri.
Di akhir kegiatan, pihak pondok menyampaikan harapan agar kerja sama dengan STIT Riyadhussholihiin dapat berlanjut secara formal melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di masa mendatang. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi awal dalam mencetak generasi pendidik bahasa Arab yang berilmu, berakhlak, dan bermanhaj lurus.