STIT RIYADHUSSHOLIHIIN
STIT Riyadhussholihiin Tingkatkan Mutu Akademik melalui Pelatihan SPMI Berbasis Risiko
STIT Riyadhussholihiin Tingkatkan Mutu Akademik melalui Pelatihan SPMI Berbasis Risiko
Sun, 12 October 2025 2:55
STITR Website (4)

Pandeglang, 10 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat tata kelola serta meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Riyadhussholihiin Pandeglang mengutus Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ahmad Taupik, S.Pd.I., M.Pd., untuk mengikuti Training Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berbasis Risiko yang diselenggarakan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah I DKI Jakarta pada 6–8 Oktober 2025.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh perwakilan LPM dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan implementasi sistem penjaminan mutu berbasis risiko sebagai acuan dalam menjaga serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi Islam.

Acara menghadirkan narasumber dari Best-Q Institute, antara lain Dr. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I., Yusuf Nalim, M.Si., dan Indrawati, M.Pd. Para narasumber memaparkan konsep, prinsip, serta penerapan SPMI berbasis risiko yang selaras dengan standar mutu pendidikan tinggi.

Ketua LPM STIT Riyadhussholihiin, Ahmad Taupik, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat efektivitas pengelolaan mutu di kampus.

“Pelatihan ini sangat penting karena membantu kami memahami pendekatan manajemen risiko dalam sistem penjaminan mutu. Dengan pendekatan ini, kami dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi kendala dalam pelaksanaan standar mutu, sehingga proses peningkatan mutu di STIT Riyadhussholihiin menjadi lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua STIT Riyadhussholihiin, Dr. Roy Grafika Penataran, Lc., M.A., memberikan apresiasi atas keaktifan LPM dalam meningkatkan kapasitas penjaminan mutu internal.

“Kami berkomitmen untuk terus menumbuhkan budaya mutu di seluruh aspek akademik dan kelembagaan. Partisipasi Ketua LPM dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk membangun sistem manajemen mutu yang tangguh, adaptif, dan selaras dengan dinamika pendidikan tinggi,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, STIT Riyadhussholihiin berkomitmen memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas berkelanjutan. Dengan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal Berbasis Risiko, kampus menegaskan visinya untuk menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

📍 Reporter: Tim Humas STIT Riyadhussholihiin
✍️ Editor: LPM STIT Riyadhussholihiin

lihat dokumentasi lengkapnya disini

Berita

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

PMB 2026 Masih Dibuka!