
Pandeglang — BMT HSI menyampaikan presentasi mengenai peluang kerja sama kepada sivitas Pondok Pesantren Riyadhussholihiin dalam sebuah pertemuan yang dilaksanakan secara daring melalui ruang rapat STIT Riyadhussholihiin pada pukul 09.30–10.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BMT HSI untuk memperluas jejaring kemitraan strategis dengan lembaga pendidikan Islam dalam rangka mengembangkan ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Tanfizhi, Ketua Yayasan Riyadhussholihiin, serta unsur pimpinan dan perwakilan lembaga terkait di lingkungan yayasan. Dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kolaborasi, agenda utama pertemuan membahas berbagai peluang sinergi dalam pengembangan program ekonomi syariah, dukungan finansial berbasis komunitas, serta potensi kerja sama strategis antara BMT HSI dan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Riyadhussholihiin.
Selain memaparkan profil dan program BMT HSI, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi mengenai langkah-langkah konkret yang dapat ditempuh bersama untuk memperkuat peran lembaga keuangan syariah dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Secara keseluruhan, pertemuan berjalan lancar, komunikatif, dan produktif. Kedua pihak menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog dan berharap hasil pembahasan ini dapat ditindaklanjuti melalui rencana kerja teknis dan kolaboratif yang saling mendukung. Harapannya, sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata dalam pemberdayaan ekonomi umat serta penguatan ekosistem pendidikan pesantren berbasis syariah di lingkungan Yayasan Riyadhussholihiin dan masyarakat luas.