
Jakarta, 16 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat tata kelola serta meningkatkan efektivitas sistem penjaminan mutu internal, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Riyadhussholihiin Pandeglang terus menunjukkan komitmen serius terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Sebagai wujud nyata dari upaya tersebut, kampus mengutus Ahmad Taupik, S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), untuk mengikuti Pelatihan Auditor Mutu Internal (AMI) yang diselenggarakan oleh KOPERTAIS Wilayah I DKI Jakarta dan Banten bekerja sama dengan Best-Q Institute.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 13–15 Oktober 2025 bertempat di Hotel Ibis Styles Serpong, BSD City, Tangerang, Banten, dengan diikuti oleh sekitar 80 peserta yang terdiri atas pimpinan perguruan tinggi, pengelola Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di lingkungan KOPERTAIS Wilayah I.
Pelatihan menghadirkan para trainer profesional dari Best-Q Institute, yaitu Prof. Fajri Ismail, Prof. Nasirudin, dan Rosihan Aslihuddin, M.A.B. (Cak Ros). Para narasumber membekali peserta dengan pengetahuan komprehensif serta keterampilan praktis dalam pelaksanaan audit mutu internal. Materi disampaikan secara interaktif melalui simulasi audit, studi kasus, serta penyusunan laporan audit yang mengacu pada standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi.
Acara dibuka oleh Koordinator KOPERTAIS Wilayah I, Prof. Sururin, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa audit mutu internal memiliki peran vital dalam siklus penjaminan mutu perguruan tinggi.
“Audit Mutu Internal merupakan jantung dari sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Melalui AMI, kita dapat menilai efektivitas penerapan standar mutu sekaligus menemukan peluang perbaikan berkelanjutan,” ungkapnya.
Pelatihan ditutup oleh Sekretaris KOPERTAIS Wilayah I, Dr. Abdul Muin, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta harapan agar hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan kampus masing-masing.
“Para peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menerangi perjalanan peningkatan mutu di perguruan tinggi keagamaan Islam,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, STIT Riyadhussholihiin Pandeglang semakin menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu akademik dan tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas auditor mutu internal diharapkan mampu memperkuat implementasi SPMI di seluruh unit kerja, sehingga visi kampus sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing tinggi dapat terwujud secara konsisten.
Untuk Dokumentasi lengkapnya di @stit.riyadh