
Pandeglang, 29 Juli 2025 — Sivitas akademika STIT Riyadhussholihiin, termasuk Ketua STIT Dr. Abdullah Roy, mengikuti Daurah Ilmiah yang membahas kitab Lum’atul I’tiqad karya Al-Imam Ibn Qudamah rahimahullah. Daurah ini disampaikan oleh ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Syaikh Dr. Muhammad ‘Īd al-Wudhaynānī, dosen Universitas Ummul Qura Makkah, yang secara khusus hadir di Indonesia untuk menyampaikan ilmu di hadapan para penuntut ilmu.
Kegiatan ilmiah ini berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 27 hingga 29 Juli 2025, bertempat di Masjid Quba, masjid utama Kampus STIT Riyadhussholihiin. Daurah diikuti dengan antusias oleh para asatizah, guru muda, serta santri senior dari berbagai lembaga di bawah naungan Yayasan Riyadhussholihiin. Suasana masjid kampus dipenuhi semangat tholabul ‘ilm dan kesungguhan dalam menyimak pelajaran akidah yang mendalam dan penuh hikmah.
Dalam penyampaiannya, Syaikh mengulas pokok-pokok akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang terkandung dalam kitab Lum’atul I’tiqad, dengan pendekatan ilmiah serta penguatan dalil dari Al-Qur’an dan Sunnah. Meskipun kitab ini telah banyak dikaji di berbagai tempat, para peserta mengakui bahwa daurah kali ini tetap menghadirkan faedah-faedah baru yang sangat berharga.
Pada penutupan daurah, Ustaz Fakhruddin selaku Pembina Yayasan Riyadhussholihiin menyampaikan sambutan hangat yang penuh kesan. Beliau mengisahkan awal mula pertemuannya dengan Syaikh Muhammad ‘Īd ketika bertugas sebagai penerjemah musim haji di Arab Saudi, yang menjadi awal dari jalinan hubungan ilmiah dan ukhuwah yang terus terjaga hingga hari ini. Dalam sambutannya, beliau juga menegaskan bahwa meskipun kitab Lum’ah telah sering dikaji, daurah kali ini tetap menyuguhkan pelajaran baru yang menyentuh hati dan meneguhkan keyakinan.
Tahun ini menandai kali ke-15 Syaikh Muhammad ‘Īd al-Wudhaynānī menyelenggarakan daurah ilmiah di lingkungan Riyadhussholihiin. Sebuah kesinambungan yang menunjukkan komitmen dalam menjaga warisan keilmuan Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan membina generasi Muslim untuk memahami serta mengamalkan akidah yang benar.