STIT RIYADHUSSHOLIHIIN
Workshop Akreditasi dan Persiapan Asesmen Lapangan LAMDIK – LPM NEWS
Workshop Akreditasi dan Persiapan Asesmen Lapangan LAMDIK - LPM NEWS
Wed, 26 August 2026 10:10
Workshop

Daring (zoom), 26–27 Agustus 2026 — Dalam rangka meningkatkan pemahaman perguruan tinggi terhadap proses akreditasi serta kesiapan menghadapi Asesmen Lapangan (AL), Potensia Academy menyelenggarakan workshop bertajuk “Penyusunan Dokumen Akreditasi dan Persiapan Asesmen Lapangan LAMDIK” pada Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Workshop dirancang sebagai kegiatan interaktif yang membahas teknik pengisian Instrumen Akreditasi Program Studi Kependidikan (IAPSK) 3.0 sekaligus pengelolaan evidence atau bukti pendukung dalam rangka mencapai hasil akreditasi yang optimal.

Workshop menghadirkan Prof. Dr. Sri Rahmi, M.A., Asesor BAN-PT/LAMDIK sekaligus Ketua Umum PPMPI Indonesia, sebagai pemateri. Dengan pengalaman di bidang penjaminan mutu dan akreditasi, pemateri memberikan sejumlah strategi penting yang perlu diperhatikan oleh pengelola program studi dalam menyiapkan dokumen maupun menghadapi proses asesmen lapangan.

Materi kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama membahas strategi pengisian dokumen akreditasi IAPSK 3.0 LAMDIK. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai instrumen akreditasi, pelaksanaan gap analysis atau audit kesenjangan, penyusunan narasi evaluatif, konsistensi data, hingga teknik pemetaan bukti pendukung (evidence mapping).

Pemahaman terhadap setiap indikator dinilai penting agar dokumen akreditasi tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga mampu menggambarkan kondisi dan kinerja program studi secara objektif, terukur, serta didukung oleh data yang valid dan konsisten.

Sementara itu, sesi kedua berfokus pada strategi persiapan menghadapi Asesmen Lapangan LAMDIK. Pembahasan meliputi verifikasi dan kesiapan evidence, kesiapan tim akreditasi, pemetaan kemungkinan pertanyaan asesor (question map), teknik menjawab pertanyaan saat asesmen, serta pelaksanaan simulasi atau mock assessment.

Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan institusi maupun program studi ketika memasuki tahap asesmen lapangan. Selain kelengkapan dokumen, koordinasi tim dan kemampuan menjelaskan data serta praktik penyelenggaraan pendidikan secara tepat menjadi faktor yang turut menentukan kelancaran proses asesmen.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan semakin memahami bahwa proses akreditasi tidak semata-mata berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi merupakan bagian dari proses evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Peserta kegiatan juga memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain materi kegiatan, akses rekaman sesi materi, serta e-sertifikat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan dan keterampilan praktis bagi pengelola perguruan tinggi, program studi, unit penjaminan mutu, maupun tim akreditasi dalam menyusun dokumen IAPSK 3.0 secara lebih sistematis serta mempersiapkan asesmen lapangan LAMDIK dengan lebih matang.

Berita, LPM

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

PMB 2026 Masih Dibuka!