STIT RIYADHUSSHOLIHIIN
Pererat Silaturahim Keilmuan, Doktor Baru Lulusan Universitas Islam Madinah Kunjungi STIT Riyadhussholihiin
Pererat Silaturahim Keilmuan, Doktor Baru Lulusan Universitas Islam Madinah Kunjungi STIT Riyadhussholihiin
Tue, 11 August 2026 9:15
Dr Fahrisan

BANTEN — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Riyadhussholihiin menerima kunjungan silaturahim yang istimewa dari salah satu putra daerah Banten yang kiprah keilmuannya menginspirasi, yakni Dr. Akhmad Fahrisan Luthfi Abdullah, Lc., M.A. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban bersama jajaran pimpinan kampus.

Sosok Dr. Akhmad Fahrisan merupakan akademisi yang baru saja menyelesaikan pendidikan strata tiga (S3) pada jurusan Ilmu Hadis di Universitas Islam Madinah (UIM) pada Mei 2026 lalu. Saat ini, beliau mendedikasikan ilmunya dengan aktif mengajar sebagai dosen di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i Jember.

Memiliki rekam jejak keilmuan yang kuat, semasa menempuh studi doktoralnya di Madinah, Dr. Akhmad Fahrisan juga dikenal aktif membimbing dan mengajar setoran hafalan matan (hifzul mutun) bagi para penuntut ilmu dari berbagai penjuru dunia di Masjid Nabawi. Pengalaman ini menambah bobot tradisi keilmuan klasik yang melekat pada diri beliau.

Sebagaimana terlihat dalam dokumentasi pertemuan, perbincangan berlangsung dengan santai namun sarat akan nilai di ruang tamu pimpinan STIT Riyadhussholihiin. Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran gagasan terkait perkembangan pendidikan Islam di tanah air, dinamika dakwah, serta pentingnya menghidupkan tradisi keilmuan bersanad seperti hafalan matan di kalangan mahasiswa perguruan tinggi Islam.

Pihak STIT Riyadhussholihiin menyambut sangat baik kehadiran Dr. Akhmad Fahrisan di tengah kesibukan beliau. Kunjungan silaturahim dari akademisi kelahiran Banten ini diharapkan dapat menjadi motivasi tersendiri bagi civitas akademika kampus.

Lebih dari sekadar ajang temu sapa, pertemuan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah dan membuka ruang sinergi yang positif di masa depan guna mencetak generasi pendidik Islam yang berkualitas, beradab, dan mumpuni dalam keilmuan syar’i.

Berita, UMUM

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

PMB 2026 Masih Dibuka!