
Pandeglang, 20 Juli 2025 — Sivitas akademika STIT Riyadhussholihiin kembali mendapatkan kesempatan berharga dalam memperdalam ilmu Al-Qur’an melalui kegiatan Daurah Ilmiyah yang membahas kitab Tuhfatul Athfal karya Syaikh Sulaiman al-Jamzuri. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Syaikh al-Muqri Musa bin Salim al-Luqmani, seorang pakar qira’at dan mahasiswa program doktoral di Universitas Ummul Qura, Makkah al-Mukarramah.
Daurah berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 17 hingga 20 Juli 2025, bertempat di Masjid Quba, kampus STIT Riyadhussholihiin. Tidak hanya diikuti oleh mahasiswa STIT, kegiatan ini juga dihadiri oleh para santri dan tenaga pendidik dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Riyadhussholihiin. Hal ini menunjukkan semangat bersama dalam memperkuat ilmu syar’i serta menyatukan langkah dalam dakwah dan pendidikan Islam.
Dalam pemaparannya, Syaikh Musa al-Luqmani menyampaikan penjelasan sistematis terhadap kaidah-kaidah tajwid yang terkandung dalam Tuhfatul Athfal, dilengkapi dengan contoh bacaan dan penerapan langsung. Materi disampaikan secara aplikatif, memudahkan peserta dalam memahami dan mengamalkan ilmu yang diajarkan.
Suasana daurah pun penuh semangat dan antusiasme, terutama karena banyak peserta yang sebelumnya telah mengambil sanad qira’ah dari Syaikh Musa. Pertemuan ini menjadi sarana untuk memperkuat kembali sanad keilmuan serta memperbarui niat dalam menuntut ilmu Al-Qur’an secara bersanad.
Kegiatan ini menjadi salah satu momen istimewa dalam upaya membina generasi penghafal dan pembaca Al-Qur’an yang tidak hanya fasih dalam bacaan, namun juga teguh memegang sanad yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ. Selain ilmu tajwid, peserta juga mendapatkan faidah berharga berupa keteladanan dan adab dalam menuntut ilmu dari seorang guru yang istiqamah dalam mengajarkan kalamullah.